Tampilkan postingan dengan label Ilmu Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Geografi. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 September 2013

KOMPOSISI PENDUDUK BERDASARKAN UMUR DAN JENIS KELAMIN

1. Macam Sensus Penduduk
Menurut pelaksanaannya ada 2 macam sensus, yaitu sensus de jure dan sensus de facto.

a. Sensus de jure, yaitu pencacahan yang hanya dikenakan kepada setiap orang, yang benar-benar berdiam atau bertempat tinggal di daerah negara yang bersangkutan.

Senin, 26 Agustus 2013

Kerusakan Flora dan Fauna Serta Dampaknya Untuk Kehidupan

1. Persebaran Makhluk Hidup dan Keanekaragamannya
Secara alamiah di alam ini terdapat beraneka ragam jenis kehidupan. Kehidupan tersebut tersebar di berbagai lapisan biosfer, seperti di permukaan bumi, di dalam tanah, air, dan udara. Masing-masing kehidupan berbeda satu sama lain, bahkan makhluk hidup yang terdapat pada satu lapisan pun masih terdiri atas bermacam jenis. Terjadinya keanekaragaman makhluk hidup ditentukan oleh berbagai hal, antara lain sebagai berikut.

Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Menurut Van Steenis, seorang ahli biologi Belanda, di Indonesia terdapat ± 4.000 jenis pohon-pohonan, 1.500 jenis pakis, dan 5.000 jenis anggrek. Ia membagi pula tumbuh-tumbuhan ini dalam tumbuh-tumbuhan ber bunga sebanyak ± 25.000 macam dan tumbuhan yang tidak berbunga ± 1.750 macam. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tanah air kita ini kaya akan flora.

Sabtu, 24 Agustus 2013

Persebaran Flora dan Fauna di Permukaan Bumi

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, setiap zona dan subzona pada biosfer memiliki flora dan fauna yang berbeda. Perbedaan tersebut disebabkan oleh faktor-faktor lingkungan yang memengaruhi kehidupan flora dan fauna sehingga persebarannya di permukaan bumi berbeda-beda.

Jumat, 23 Agustus 2013

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kehidupan Makhluk Hidup

     Tidak semua bagian di permukaan bumi dapat dijadikan tempat tinggal makhluk hidup. Hanya sebagian kecil saja dari bumi yang berfungsi sebagai biosfer, yaitu bagian permukaan bumi sampai pada ketinggian dan kedalaman tertentu. Faktor-faktor yang memengaruhi kehidupan makhluk hidup dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu faktor klimatik, edafik, fisiografi, dan biotik.

Pengertian Biosfer

     Istilah biosfer berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata bio yang artinya hidup dan sphere artinya lapisan (bulatan). Jadi, secara sederhana biosfer dapat diartikan sebagai lapisan tempat makhluk hidup. Makhluk hidup (organisme) yang ada di permukaan bumi terdiri atas tiga golongan, yaitu tumbuhan (flora/vegetasi), hewan (fauna), dan manusia (antropo). Tempat atau bagian dari permukaan bumi yang dapat mendukung kelangsungan hidup organisme dinamakan biosfer. Biosfer di permukaan bumi meliputi lapisan udara (atmosfer) sampai ketinggian 8–10 m dpl, lapisan air (hidrosfer) sampai kedalaman sekitar 200 meter, maupun pada litosfer sampai kedalaman beberapa meter di bawah tanah tempat organisme masih dapat ditemukan.

Rabu, 07 Agustus 2013

Model Pengembangan Wilayah Di Negara Maju Dan Negara Berkembang

Pengembangan wilayah adalah suatu upaya yang sengaja dilakukan dalam membangun dan mengembangkan suatu wilayah secara fisik maupun sosial untuk mencapai kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan di wilayah bersangkutan. Orientasi pengembangan wilayah di berbagai negara maju maupun negara berkembang tentunya berbeda-beda. Hal itu antara lain disebabkan oleh kondisi fisik maupun sosial

Beberapa Contoh Negara Maju di Dunia


Berdasarkan empat kriteria penentuan negara berkembang dan
negara maju yang telah diuraikan sebelumnya, kita dapat mengidentifikasi
ciri-ciri negara maju, antara lain sebagai berikut.
1. Struktur mata pencarian penduduknya sebagian besar di bidang

Beberapa Contoh Negara Berkembang di Dunia


Berdasarkan empat kriteria kemajuan suatu negara seperti telah diuraikan
di awal bab, Anda dapat mengidentifikasi ciri-ciri negara berkembang, antara
lain sebagai berikut.
1. Struktur mata pencarian penduduknya sebagian besar di bidang
agraris.

Ciri-ciri Negara Maju dan Negara Berkembang


Anda tentunya pernah mendengar istilah negara maju (developed
country) dan negara berkembang (developing country), untuk mengetahui
apakah suatu negara termasuk kategori negara maju atau negara berkembang
tentunya Anda harus mengetahui terlebih dahulu beberapa kriteria yang
biasa digunakannya.

Batas Wilayah Pertumbuhan


Penentuan batas wilayah pertumbuhan dapat diartikan sebagai suatu
upaya untuk menentukan batas pengaruh dari suatu pusat pertumbuhan
terhadap wilayah-wilayah lain di sekitarnya. Identifikasi untuk menentukan
batas wilayah pertumbuhan dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara

Contoh Perwilayahan Secara Formal dan Fungsional


Pengertian perwilayahan baik secara formal maupun fungsional
sudah dijelaskan secara rinci pada awal bagian ini. Apabila Anda sudah
memahami betul, Anda akan lebih mudah untuk memberikan beberapa
contoh dari kedua perwilayahan tersebut.
1. Contoh Perwilayahan secara Formal

Identifikasi Pusat-Pusat Pertumbuhan


Pusat pertumbuhan (growth pole) adalah suatu wilayah atau kawasan
yang pertumbuhan pembangunannya sangat pesat jika dibandingkan
dengan wilayah lainnya sehingga dapat dijadikan sebagai pusat pembangunan
yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
wilayah lain di sekitarnya. Jika Anda amati berbagai wilayah di dunia,

Perwilayahan Berdasarkan Fenomena Geografis


Perwilayahan (regionalisasi) adalah suatu proses penggolongan
wilayah berdasarkan kriteria tertentu. Klasifikasi atau penggolongan
suatu wilayah dapat dilakukan secara formal atau dapat juga dilakukan
secara fungsional.
Perwilayahan secara geografis adalah pewilayahan yang didasarkan

Wilayah Formal dan Fungsional


Istilah wilayah dalam Geografi sering pula disebut region, yaitu suatu
bagian dari ruang permukaan Bumi yang memiliki karakteristik atau ciri
khas yang dapat dibedakan dengan kondisi ruang di sekitarnya. Wilayah
tersebut memiliki keterkaitan secara internal dalam unsur-unsur tertentu

Konflik Lahan Wilayah Desa Kota


Pengertian dasar desa kota di dalamnya terkandung sebuah penjabaran
mengenai sebuah region yang merupakan wilayah peralihan sebagai tempat
tinggal masyarakat wilayah pinggiran (interaksi, perilaku sosial, dan struktur
keruangan fisik). Di mana perkembangannya sangat dipengaruhi oleh kondisi
keruangan kota.

Interaksi Desa Kota


Interaksi dapat diartikan sebagai hubungan timbal balik yang
saling mempengaruhi sehingga menghasilkan efek bagi kedua belah
pihak. Hubungannya dengan desa dan kota, interaksi kedua tempat ini
dipengaruhi oleh munculnya keinginan untuk memenuhi kebutuhan dari

Struktur Keruangan Desa Kota


Di Indonesia, penggunaan sumber daya pertanahan dapat digambarkan
secara lebih luas dalam beberapa tahap.
1. Penggunaan tanah dimulai dengan perladangan berpindah, saat di
mana ada sejumlah tanah yang bebas dimiliki.

Pembangunan Pedesaan di Indonesia


Pembangunan nasional yang sedang gencar dilaksanakan dewasa ini
di satu sisi menghasilkan kemajuan sarana dan prasarana fisik, tetapi di
lain pihak menghasilkan kepincangan sosial dan ekonomi antara wilayah
perkotaan dan pedesaan.
Distribusi tempat tinggal yang ada di Indonesia dewasa ini dirasakan

Penggunaan Tanah Pedesaan


Departemen Dalam Negeri melalui Direktorat Tata Guna Tanah,
telah menyusun konsep Wilayah Tanah Usaha (WTU) atau ekonomi
tanah. Konsep itu dapat dirumuskan sebagai suatu kerangka fisik yang
berasal dari pengembangan tata guna tanah di Indonesia.
Pada dasarnya, komponen-komponen yang tercakup dalam konsep